loading...
Minggu, 05 Maret 2017

4 Mutiara Yang Terdapat Dalam Diri Manusia

Setiap Manusia Mempunyai Mutiara atau permata dalam dirinya dan kita sebagai umat islam sebaiknya menjaga sebaik mungkin mautiara tersebut,agar tidak sia2 kita hidup didunia fana ini.
Berdasarkan hadis Rasulullah SAW:Empat macam mutiara manusia yang dapat hilang karena empat perkara lainnya (1) Akal dihilangkan oleh marah,(2) Agama dihilangkan oleh hasad (dengki),(3) Malu dihilangkan oleh tamak,(4) Amal sholeh dihilangkan oleh menggunjing.
اربعةٌ من�' جوارح الإنسان يزيلها بأربعة أشياء : العقل يزيلها الغضب, والدين يزيلها الحسد, والحياء يزيلها الطمع والعمل الصا يزيلها الغيبة.
http://cnmbvc.blogspot.com/2017/03/4-mutiara-yang-terdapat-dalam-diri.html

1. Akal dihilangkan dikarenakan marah
Akal merupakan salah satu hidayah Allah yang di dapatkan kepada manusia. Dengan akal kedudukan manusia paling tinggi dan utama ketimbang makhluq Allah lainnya.Dengan akal,manusia dapat membedakan yg baik dan buruk,yg benar dan salah,dapat membedakan yg membahayakan dan yg aman,Oleh karena pentingnya manusia menggunakan akalnya,dalam Al Qur’an sebanyak 13 kali Allah menegur manusia yg berpaling atas kekuasaan Allah dan tidak menggunakan akalnya dengan kalimat Afala Ta’qilun (افلا تعقلون ).
Akal sehat seseorang akan hilang bila tidak dapat mengendalikan amarahnya. Dengan amarah,manusia tidak dapat membedakan yg baik dan buruk,dengan marah seseorang sulit membedakan yg bahaya dan tidak.
Para sarjana kesehatan telah mencatat bahwa 60 % dari penderita sakit jiwa,TBC dan darah tinggi adalah berasal dari orang yg mudah tersinggung. Dan ketiga penyakit itu akan mudah disembuhkan bila sipenderita menjauhi amarahnya.
Hadis Rasulullah SAW menyatakan;“Bukanlah orang kuat karena menang bertarung, tetapi orang kuat ialah yg bisa menahan amarahnya”
ليس الشديد بالصرعة إنما الشديد الذي يملك نفسه عند الغضب (رواه البخاري ومسلم)
Hadis Rasulullah SAW lainnya:menyatakan Wahai Mu’awiyah jauhilah dirimu dari sifat amarah,sesungguhnya amarah itu menyebabkan kerusakan iman, sebagaimana jadam menyebabkan kerusakan madu”
يا معاوية إياك والغضب فإنّ الغضب يفسد الإيمان كما الصبر العسل (رواه البيهاقي وابن عساكر)

2. Agama hilang dikarenakan hasud.
Hasud atau dengki adalah sikap batin yg tidak senang kepada orang lain yg mendapat kenikmatan,sekaligus mengharapkan hilangnya kenikmatan itu dari pemiliknya.Panyakit ini merupakan penyakit tertua,karena sejak mulai manusia pertama ada dimuka bumi,penyakit ini sudah ada.Kita ingat peristiwa dibunuhnya Habil oleh Qabil (putranya Nabi Adam) karena sifat dengki.
Dalam AlQur’an telah diperingatkan oleh Allah : ” Janganlah kamu iri hati terhadap apa yg dikaruniakan Allah kepada sebagian orang lain lebih banyak dari sebagian yg lain” (Annisa 32)
وَلاَ تَتَمَنَّو�'ا�' مَا فَضَّلَ اللّهُ بِهِ بَع�'ضَكُم�' عَلَى بَع�'ضٍ
Firman Allah dalam surah Az-zukhruf ayat 32 : ”Apakah mereka yg membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia,dan Kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebahagian yg lain beberapa derajat,agar sebahagian mereka dapat mempergunakan sebahagian yg lain.Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yg mereka kumpulkan”.
أَهُم�' يَق�'سِمُونَ رَح�'مَةَ رَبِّكَ نَح�'نُ قَسَم�'نَا بَي�'نَهُم مَّعِيشَتَهُم�' فِي ال�'حَيَاةِ الدُّن�'يَا وَرَفَع�'نَا بَع�'ضَهُم�' فَو�'قَ بَع�'ضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَع�'ضُهُم بَع�'ضاً سُخ�'رِيّاً وَرَح�'مَتُ رَبِّكَ خَي�'رٌ مِّمَّا يَج�'مَعُونَ ﴿٣٢﴾
Hadis Rasulullah SAW memperingatkan : Hasud itu mengkonsumsi/menghilangkan kebaikan sebagimana api membakar kayu yg kering” (HR. Ibnu Majah)
الحسد يأكل الحسنات كما تأكل النار الخطب
Berdasarkan sabda Rasulullah SAW boleh hasad terhadap dua hal yakni (1) terhadap seseorang yg bisa mengamalkan isi kandungan Al Qur’an siang dan malam (2) terhadap seseorang yg senantiasa menginfakkan dan bersedekah dari sebagian harta kekayaannya siang dan malam.
لا حسد إلا قي إثنين : رجل اتاه الله القران فهو يقوم به أناء الليل وأناء النهار, ورجل أتاه نالا ينفقه أناء الليل وأناء النهار (رواه الشيخان)

3. Malu hilang karena sifat tamak (Thoma’)
Tamak adalah sikap batin yg menginginkan agar kenikmatan yg ada pada orang lain pindak kepada dirinya.Dengan kata lain seseorang tidak merasa puas dengan apa yg telah dimiliki.Bila kita perhatikan kata tama’ berasal dari bahasa Arab yg terdiri dari huruf Tho (ditengahnya berlobang),huruf kedua Mim (ditengahnya juga berlobang),dan berakhir dengan Huruf ‘Ain (yg menganga). Dengan falsafah huruf-huruf tersebut,bahwa sifat thamak pada akhirnya tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali penyesalan/sia-sia.
Dengan sifat Thoma’ seseorang tidak akan malu melakukan tindakan-tindakan yg melawan hokum agama dan negara, social kemasyarakatan dan keagamaan dan etika.
Hadis Nabi menyatakan : Al Haya’u minal Iman” (malu itu sebagian dari iman)
Hadis lain menyatakan” Al Haya’u la ya’ti illa bi khair’ (Malu itu tidak datang kecuali dengan kebaikan) Maksudnya malu itu pasti mendatangkan kebaikan bagi seseorang.
Hadis lain mengatakan : “Sekiranya malu itu ada pada seseorang,pasti dia adalah orang yg sholeh. Sebaliknya seandainya sifat malu itu tidak ada pada seseorang dia termasuk orang tidak baik.
“Law kaanal hayaa’u rajulan lakaana rajulan sholuhan,walau kaanal fakhsyu rajulan lakaana rajulan suu’an”

4. Amal shaleh akan terhapus oleh gunjingan
Menggunjing adalah salah satu sifat jelek manusia dan dapat menimbulkan permusuhan.dan menghilang amal soleh.
Menggunjing (ghibah) adalah menuturkan seseuatu yg ada pada seseorang,yg membuatnya tidak senang atau marah. “Zikruka akhaaka bima yakrahu”
Sesuatu yg diceritakan itu benar-benar terjadi atau tidak terjadi sama sekali keduanya termasuk menggunjing.
Sifat menggunjing termasuk sifat yang dapat menimbulkan bahaya dan dampak yg bahaya,Allah telah memperingatkan dalam surah Al Hujurat ayat 12”
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اج�'تَنِبُوا كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَع�'ضَ الظَّنِّ إِث�'مٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغ�'تَب بَّع�'ضُكُم بَع�'ضاً أَيُحِبُّ أَحَدُكُم�' أَن يَأ�'كُلَ لَح�'مَ أَخِيهِ مَي�'تاً فَكَرِه�'تُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ ﴿١٢﴾
“Hai orang-orang yg beriman,jauhilah biasanya dari prasangka,sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yg lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yg sudah mati?Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.Dan bertakwalah kepada Allah.Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang”
Jadi dapat disimpulkan bahwa empat mutiara manusia bersifat :

Akal,yg menggambarkan pemikiran dan tindakan rasional seseorang akan hilang karena marah-marah,emosional ;
Agama, nilai-nilai agama yg ada sejumlah seseorang akan terabaikan karena sifat hasad dan iri-dengki,sehingga berusaha saling menjatuhkan dan merendahkan.

Rasa malu,akan terabaikan dikarenakan faktor ketamakan akan harta dan jabatan,sehingga tidak pandang lawan-kawan,halal -haram,legal-illegal ;
Amal shaleh,akan terhapus atau tidak memiliki investasi apa-apa di sisi Allah SWT karena faktor gunjingan yg sangat membahayakan rasa keakraban, persatuan dan persaudaraan.Dengan demikian Islam sangat mementingkan kedamaian dan keakraban dalam masyarakat.Demikianlah Penjelasan 4 Mutiara Yang Terdapat Dalam Diri Manusia semoga Artikel ini bisa menambah pengetahuan Pembaca,Dan bermanfaat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 4 Mutiara Yang Terdapat Dalam Diri Manusia

0 komentar:

Posting Komentar